- »
- Info , Travel Tips »
- Tiga Gua Bercahaya Unik
![]() |
| Waitomo Glowworm Caves, Selandia Baru. Pic by Google dot com |
Gua
saat ini memang telah menjadi salah satu alternatif tujuan wisata yang
banyak dikunjungi selain pantai ataupun gunung. Gua kini tak lagi
identik dengan suasana yang gelap, sempit atau menyeramkan. Sudah banyak
obyek wisata gua yang telah menyediakan fasilitas lampu-lampu berwarna
untuk semakin mempercantik keindahannya. Namun tiga gua berikut memiliki
cahaya alami dan bukan berasal dari manusia. Gua mana sajakah itu?
Waitomo Glowworm Caves, Selandia Baru
Gua
ini ditemukan pada tahun 1887. Semenjak itu nama gua ini langsung
populer di kalangan wisatawan karena keunikan di dalamnya. Jika memasuki
gua ini, Anda akan menemukan ruangan gua yang bercahaya biru cantik.
Cahaya tersebut berada pada dinding gua dimana tempat ini menjadi
habitat bagi jenis cacing yang dapat mengeluarkan cahaya (glow worms).
Cacing-cacing tersebut menggantung pada dinding gua dalam jumlah yang
sangat banyak. Ada banyak paket wisata yang ditawarkan untuk menyusuri
gua ini.
Dismals Canyon, Amerika Serikat
Gua
yang berada di Phil Campbell, Alabama, Amerika Serikat ini hampir sama
dengan Gua Waitomo, dimana cahaya di dalam gua ini juga berasal dari
hewan yang mampu mengeluarkan cahaya. Hewan tersebut biasa disebut
dengan nama dismalites oleh penduduk setempat. Tak hanya dapat menikmati
keindahan gua yang bercahaya, air terjun yang indah juga terdapat di
gua ini.
Newnes Glow Worm Tunnel, Australia
Yang
berada di Negeri Kangguru ini bukan merupakan sebuah gua melainkan
terowongan kereta api yang sudah tidak terpakai lagi karena ditutup pada
tahun 1932 dan menjadi bagian dari Wollemi National Park. Terowongan
ini memiliki panjang sekitar 600 meter yang sebenarnya gelap tetapi
menjadi bercahaya dan banyak dikunjungi karena didiami oleh cacing
berdaya bioluminescence.



