Showing posts with label Lion Air. Show all posts

Permintaan Tiket Lion Air Rute Jakarta-Jambi Mengalami Kenaikan



Permintaan tiket Lion Air untuk rute Jakarta-Jambi mengalami kenaikan yang signifikan, jelang ramadan. Nampaknya masyarakat memanfaatkan momen di awal puasa untuk bersilaturahmi ke kampung halaman.
Station Manager Lion Air, Mardanus menyebut, jika ada kenaikan permintaan tiket Jakarta-Jambi, bahkan tiap penerbangan tingkat isian full yang terjadi sejak Jumat kemarin.
Penumpang ini diprediksi akan kembali lagi ke Jakarta pada Selasa atau Rabu esok untuk beraktivitas kembali. Pihak Lion Air juga telah menyediakan tiket mulai Rp 415 ribu hingga Rp 1 jutaan untuk setiap penerbangan ke Jakarta.
“Supaya mendapatkan tiket dengan harga terjangkau diharapkan penumpang booking tiket jauh-jauh hari,” kata Mardanus.
Mulai tanggal 18 Juni mendatang tiga frekuensi penerbangan Lion Air juga beroperasi kembali sehingga diharapkan dapat mengimbangi tingkat permintaan penumpang.
Ditanya soal adanya extra flight kata Mardanus kemungkinan untuk rute ke Palembang dan Pekanbaru dengan menggunakan Wings Air.

Readmore : INDOAVIATIONDOTCOM
Tag : , ,

Lion Group Hubungkan Solo dengan Batam dan Surabaya


Maskapai penerbangan swasta terbesar di Indonesia, Lion Group, terhitung mulai 7 Oktober 2015 akan membuka dua rute penerbangan baru dari Bandara Adi Sumarmo Solo. Dua destinasi yang akan dibuka oleh Lion Group dari Solo itu antara lain menuju Batam dan Surabaya.
Public Relation Manager Lion Group Andy M. Saladin mengatakan bahwa rute penerbangan Solo-Batam dan Solo-Surabaya masing-masing akan dilayani dengan frekuensi satukali dalam sehari. “Terhitung sejak Rabu 7 Oktober, rute ini resmi dibuka. Dengan menambah rute penerbangan ini diyakini dapat semakin membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan udara,” kata dia.

Readmore : Indo-Aviation dot com

Ini Sejumlah Rute yang akan Dibuka Batik Air dari Bandara Halim

photo by google

Mulai besok 2 April 2015, anak perusahaan Lion Group yang menyasar segmen penerbangan full service, Batik Air, akan beroperasi dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Pembukaan rute penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma merupakan langkah ekspansi dan pengembangan jaringan yang dilakukan oleh Batik Air pada tahun ini.
Head of Corporate Secretary Lion Group Lion Capt. Dwiyanto Ambarhidayat mengatakan, pembukaan banyak rute penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta akan semakin memudahkan masyarakat dalam menggunakan jasa penerbangan. ”Dengan beroperasinya beberapa rute Batik Air di Bandara Halim Perdanakusuma tentunya akan memberikan kemudahan bagi para penumpang kami dikarenakan lokasi bandara yang berada di tengah kota Jakarta,” kata dia.
Setidaknya akan ada lima rute penerbangan langsung yang akan dioperasikan oleh Batik Air dari Bandara Halim Perdanakusuma. Kelima rute penerbangan itu antara lain Halim-Malang-Halim, Halim-Balikpapan-Halim, Halim-Medan-Halim, Halim-Solo-Halim, dan Halim-Makassar-Halim. Selain itu, Batik Air juga akan mengoperasikan rute penerbangan lainnya, yakni Balikpapan-Tarakan-Balikpapan dan Makassar-Malang-Makassar. Penumpang dari Halim juga bisa terhubung ke Tarakan dengan satu kali pemberhentian di Balikpapan, begitu pula sebaliknya.

​Lion Air Hentikan Penerbangan di Bandara Juanda

Lion Air (Sumber foto: google)

Maskapai Lion Air tanpa alasan yang jelas menghentikan operasi 24 penerbangan pesawatnya ke berbagai rute tujuan melalui Bandara Juanda Sidoarjo, Jatim, Jumat (27/2).

Sejumlah calon penumpang merasa dirugikan dengan tidak beroperasinya maskapai ini. Ratusan calon penumpang pesawat Lion Air harus menelan kekecewaan karena maskapai ini menghentikan operasinya tanpa alasan jelas.
Sejumlah calon penumpang akhirnya harus mencari tiket maskapai lain dan sebagian lagi menunda rencana bepergiannya.

Berdasarkan data Airport Duty Officer Bandara Juanda, ada 24 penerbangan Lion Air di terminal satu Bandara Juanda. Namun semua penerbangan itu tidak beroperasi pada Jumat ini. Penerbangan Lion Air yang tidak beroperasi ini di antaranya rute penerbangan menuju Jakarta, Lombok, Kupang, Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, dan Manado.
Penerbangan Lion Air ini tidak beroperasi sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 00.14 WIB. Sejumlah calon penumpang terpaksa harus menunda perjalanannya setelah mengetahui Lion Air tidak beroperasi. Sebagian calon penumpang terpaksa membeli tiket maskapai pesawat lain.

Sementara itu juga tidak ada penjelasan resmi dari pihak Lion Air terkait berhentinya operasi pesawat
mereka.

"Soalnya maskapai ini paling banyak pesawat dan rutenya. Kalau begini saya terpaksa harus mencari tiket pesawat lain," kata Mutadi,55, salah satu calon penumpang. 


Read more: http://ekonomi.metrotvnews.com


Tag : , ,

Hujan Lebat, Lion Air Batal Mendarat di Bandara El Tari Kupang


Ilustrasi Lion Air (Sumber foto: google)

Pesawat Lion Air batal mendarat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa pukul 22.29 WITA akibat cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang.
 
Pesawat itu sudah mengambil ancang-ancang dari arah barat untuk mendarat di Bandara El Tari, namun dengan cepat pilot kembali menerbangkan ke arah Timur karena hujan lebat.
 
Airport Manager Lion Air Cabang Kupang Eduar Lusi Arik yang dihubungi membenarkan bahwa saat hendak mendarat, hujan lebat sehingga menyulitkan pandangan pilot ke landasan pacu.
 
"Dalam kondisi seperti itu (hujan lebat), sesuai dengan peraturan penerbangan, pesawat tidak diperkenankan untuk mendarat karena menganggu keselamatan orang terutama yang berada dalam pesawat itu," katanya.
 
Berdasarkan pada ketentuan itu, kata dia, maka pesawat harus dialihkan untuk mendarat ke bandara lain yang lebih aman, sambil menunggu kondisi cuaca memungkinkan meneruskan ke bandara tujuan.
 
"Pesawat itu sedang menuju Bandara Internasional Nguarah Rai Denpasar Bali untuk mendarat di sana. Kami sedang berkoordinasi dengan Surabaya dan Jakarta. Sekitar satu jam lagi, Anda bisa menghubungi kami," kata Eduard Lusi Arik.

Read more: http://harianterbit.com


Tag : , ,

Refund Ditalangi, Bukti Lion Air Kesulitan Keuangan

Sejumlah penumpang pesawat Lion Air mengembalikan tiket (Refund) di Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, Banten, 20 Februari 2015. (Sumber foto: Wahyu Hidayat)

Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara Said Didu mengatakan pembayaran biaya pengembalian tiket (refund) kepada konsumen oleh PT Angkasa Pura II secara tak sengaja menunjukkan kelemahan dalam manajemen keuangan Lion Air.

"Bukti bahwa dia tidak punya uang cash tidak bisa membantah bahwa ada masalah keuangan," kata Said saat dihubungi pada Senin, 23 Februari 2015.

Menurut Said, tak ada perusahaan besar terutama di industri penerbangan yang beralasan bahwa tak punya uang tunai meskipun di hari libur. "Tak ada alasan libur buat bank dia, kalau memang punya uang, berapapun jumlahnya uang pasti diantar," ujarnya.

Said berkaca pada pembelian pesawat Boeing dan Airbus yang sempat dilakukan Lion Air beberapa waktu lalu senilai Rp 500 triliun. Jika mengikuti aturan perbankan, butuh modal pribadi dari perusahaan sekitar 30 persen atau minimal Rp 150 triliun. "Berarti termasuk perusahaan terbesar di Indonesia dong, itu modal lho bukan aset," ujarnya.

Untuk itu ia menuntut Kementerian Perhubungan untuk masuk ke dalam manajemen keuangan perusahaan. Dengan alasan keselamatan penumpang, semestinya saat ini regulator bisa memeriksa kemampuan keuangan, terutama untuk cadangan biaya mandatory untuk pemeliharaan pesawat dan asuransi.

Penerbangan Lion Air mengalami penundaan parah pada Rabu hingga Kamis pekan lalu, 14 penerbangan Lion Air dari Bandara Seokarno-Hatta, Tangerang ditunda lebih dari empat jam. Akibatnya, 1.200 penumpang telantar.

Sayangnya, saat itu manajemen Lion Air tak memiliki kemampuan untuk membayar uang pengembalian atau refund tiket dengan alasan tak ada uang tunai. Akhirnya, biaya refund tiket ditalangi oleh PT Angkasa Pura II dengan menyiapkan dana sebesar Rp 4 miliar yang mengaku telah sepakat dengan manajemen Lion Air.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi dari dana yang telah disiapkan hanya terpakai Rp 526 juta untuk 548 penumpang. Dia mengklaim duit refund langsung dibayarkan kepada penumpang tanpa sempat dialihkan kepada maskapai. "Sisanya hari itu juga langsung kembali kas perusahaan," kata Budi saat melakukan jumpa pers di retoran Pulua Dua, Jakarta kemarin.

Bahkan menurut dia, karena sifatnya dana talangan, pihak Lion Air sudah mengembalikannya kemarin. "Dikembalikan dengan jumlah yang sama, ini bukti transferannya," kata Budi sambil menunjukkan salinan bukti transfer.

Budi mengatakan, berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 tahun 2011 disebutkan bahwa penumpang yang mengalami penundaan hingga empat jam berhak mendapatkan dana kompensasi Rp 300 ribu. Jadi, kata dia, rata-rata penumpang mendapatkan sekitar Rp 1 juta dengan rincian harga tiket ditambah biaya kompensasi, serta airport tax. 


Read more: www.tempo.co


Tag : , ,

Lion Air Janji Ganti Uang Tiket Penumpang


Lion Air berjanji mengembalikan uang tiket penumpang yang delay

Manajemen Lion Air mengumbar janji akan mengembalikan uang tiket penumpang untuk seluruh penerbangan yang terkena penundaan perebangan atau delay.
Head of Corporate Secretary Lion Group, Capt. Dwiyanto Ambarhidayat mengatakan, beberapa penerbangan Lion Air mengalami delay sejak Rabu (18/2/2015). Hal ini disebabkan oleh adanya tiga pesawat Lion Air yang terkena Foreigh Object Damage (satu di Semarang dan dua di Jakarta).
"Ada tiga pesawat kami yang kena Foreign Object Damage pada Rabu pagi dan hal ini menyebabkan rentetan jadwal penerbangan Lion menjadi terganggu Terlebih lagi rusaknya tiga pesawat tersebut tepat pada saat musim puncak libur tahun baru imlek," ujar Dwiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat
(20/2/2015).
Dengan kondisi tersebut, Dwiyanto meminta maaf atas ketidaknyaman yang dialami para penumpang dan memastikan Lion Air menjalankan Perturan Menteri (Permen) 77 mengenai ganti rugi penumpang dan juga telah memberikan pilihan untuk full refund.
"Tentunya kami tunduk pada peraturan yang berlaku dan menjalankan Permen 77 tentang kompensasi dan ganti rugi kepada calon penumpang, meskipun kami mengalami sedikit kendala yaitu keterbatasan dana tunai di
bandara dikarenakan bertepatan dengan hari libur," tuturnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihak Lion Air juga berjanji akan memfasilitasi bagi paracalon penumpang yang ingin membatalkan penerbangannya dengan melakukan refund.
Pantauan Tribunnews.com, para penumpang Lion Air saat ini masih memadati terminal 3 Soekarno-Hatta. Salah satu penumpang mengatakan, mendapatkan kabar bahwa pengembalian uang tunai tiket diberikan oleh Angkasa Pura II.
"Kita mau tukar uang tiket, bukan dari Lion yang ganti tapi Angkasa Pura yang mau ganti. Ini katanya siang bisa diganti," ujar salah satu penumpang Lion Air.

Read more: www.tribunnews.com


Tag : , ,

Penumpang Lion Air Menumpuk di Bandara Soekarno-Hatta

Pesawat Lion Air (Sumber Foto: Nita Dian)

Tertundanya sejumlah jadwal penerbangan Lion Air sejak kemarin petang hingga Kamis, 19 Februari 2015, siang ini, membuat penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta kacau.

Ruang tunggu keberangkatan di Terminal I A dan IB penuh oleh penumpang pesawat yang tidak kunjung terbang meski sudah menunggu lama. "Kondisinya penuh sesak," ujar Manager Humas dan Protokol Bandara Soekarno-Hatta Yudis Tiawan siang ini.

Yudis belum bisa menjelaskan masalah yang terjadi saat ini. "Saya masih fokus menangani masalah ini dulu," katanya.

Berdasarkan pengamatan Tempo, ratusan penumpang pesawat Lion Air menumpuk di lobi terminal. Mereka belum diperbolehkan check in meski jadwal penerbangan sudah dekat karena ruang keberangkatan dan ruang tunggu penumpang masih penuh. "Belum boleh masuk, kami disuruh menunggu di luar," kata Ricky, 35 tahun, salah satu calon penumpang Lion Air tujuan Jakarta-Medan.

Ricky mengatakan, sesuai jadwal penerbangan mereka pukul 12.00 siang ini. Tapi, sudah pukul 11.30, penumpang belum check ini dan mengurus boarding pass." Biasanya 1-2 jam sebelum terbang kita sudah check ini," katanya.

Ricky dan penumpang lain belum tahu sampai kapan mereka menunggu. "Wah gawat ini," keluh penumpang lainnya. Para penumpang mengaku belum sama sekali mendapatkan penjelasan dari maskapai terkait dengan masalah penundaan penerbangan ini.


Read more: http://www.tempo.co

Tag : , ,

Maskapai Lion Air Segera Layani Raha-Makassar

Lion Air Segera Layani Raha - Makasar

suarapembaruan.com

[RAHA] Maskapai Lion Air segera melayani rute penerbangan Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tengara-Makassar, Sulawesi Selatan (Raha-Makassar).
"Bupati Muna bersama pihak managemen Lion Air sudah menandatangani nota kesepahaman kerja sama di Jakrta, untuk melayani penerbangan Raha-Makassar," kata Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi (Diskominfo) Kabupaten Muna Edwar Effendy di Raha, Sabtu (9/8).
Dia menjelaskan dalam nota kesepahaman tersebut, Pemerintah Kabupaten Muna menyedikan subsidi kepada pihak Lion Air sesuai dengan jumlah kursi pada setiap kali penerbangan yang tidak terjual.
Artinya, kata Edwar, jika kursi yang tersedia sebanyak 70 tapi yang terjual hanya 40 atau 50 kursi, maka sisa kursi yang tidak terjual akan disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten Muna.
Baca cerita lengkap: suarapembaruan.com
Tag : , ,

Promo Paket Mudik AZURA TRAVEL TOUR

Promo Paket Mudik AZURA TRAVEL TOUR

Bulan Ramadhan telah tiba, mari kita berlomba-lomba mendapatkan pahala dari-Nya.
Saat Ramadhan gini, banyak dari kita pulang kampung dan mendapatkan harga tiket yang selangit, kami AZURA TRAVEL TOUR memberikan Promo KHUSUS RAMADHAN dengan harga miring di tanggal 8 Juli 2014, beberapa penerbangan dari Jakarta ke Pekanbaru/Surabaya/Padang
Silahkan bagi yang berminat, bisa hubungi kami di

  • * Contact 
  • +6281 296 706 306 [Indonesia]
  • +201126945887 [Egypt]
  • * WhatsApp : +6281 296 706 306
  • * PIN BBM : 73F2BF3C

Jelang Lebaran, Maskapai Akan Tambah Penerbangan


tempo.co
TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Lion Air melakukan antisipasi dengan membeludaknya penumpang kereta api (KA). "Kami antisipasi dengan penerbangan ekstra," kata Direktur Airport Operation and Services Lion Air, Daniel Putut, melalui pesan singkat kepada Tempo, Selasa, 29 April 2014.

Dia mengatakan manajemen maskapai akan melakukan evaluasi terlebih dulu karena PT Kereta Api Indonesia (KAI) baru memberlakukan sistem e-ticket, yang kemungkinan masih trial. (Baca: Tiket Lebaran dari Yogyakarta Tersisa 50 Persen)

Antisipasi lonjakan penumpang juga dilakukan maskapai AirAsia Indonesia. Perusahaan ini akan mengajukan penerbangan tambahan. "Tapi belum tahu berapa banyak dan di rute mana saja," kata juru bicara AirAsia Indonesia, Audrey Progastama Petriny.
Baca cerita lengkap: tempo.co

- Copyright © 2016 AZURA TRAVEL TOUR - Terms Conditions - FAQ - LEGALITAS -