Showing posts with label Air Asia. Show all posts
Indonesia AirAsia X Telah Operasikan 10 Pesawat
Maskapai penerbangan berbiaya rendah Indonesia AirAsia X sudah memen persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dengan mengoperasikan sebanyak 10 pesawat sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan.
AirAsia X Berhad selaku salah satu pemegang saham Indonesia AirAsia X mengatakan dalam keterbukaan informasi di Bursa Malaysia bahwa dalam regulasi di Indonesia mewajibkan seluruh maskapai penerbangan niaga berjadwal untuk mengoperasikan sedikitnya 10 pesawat, dengan lima di antaranya berstatus milik.
Perusahaan penerbangan berbiaya rendah yang fokus melayani rute jarak menengah hingga jarak jauh dari Malaysia itu menuturkan, terhitung 28 September 2015, Indonesia AirAsia X sudah menambah delapan pesawat, sehingga kini secara total mengoperasikan sebanyak 10 pesawat. Pesawat itu terdiri dari dua Airbus A330-300 dan delapan Airbus A320.
“Dengan langkah ini, Indonesia AirAsia X berkomitmen menyediakan pelayanan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau dan terus melanjutkan dukungan terhadap industri pariwisata di Indonesia, Australia, dan negara lain yang diterbangi Indonesia AirAsia X,” kata AirAsia X Berhad.
Sementara itu, Presiden Direktur Indonesia AirAsia X Dendy Kurniawan sangat mengapresiasi Kementerian Perhubungan yang telah mendampingi Indonesia AirAsia X sehingga mampu memenuhi regulasi yang sudah ditetapkan. “Kami sangat mengapresiasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia yang terus memberikan dukungan dan pendampingan selama proses pemenuhan kepemilikan pesawat. Kami berkomitmen terus memperluas jaringan kami untuk mendukung industri penerbangan dan industri pariwisata di Indonesia,” ungkap Dendy.
Indonesia AirAsia X saat ini mengoperasikan lima penerbangan mingguan dari Bali menuju Melbourne. Pada 17 Oktober 2015, Indonesia AirAsia X akan meluncurkan layanan penerbangan lima kali seminggu antara Bali dan Sydney. Selain itu, perusahaan juga akan kembali meluncurkan rute penerbangan umroh menuju Jeddah pada Desember 2015 atau setelah musim haji selesai.
Di samping mengoperasikan rute penerbangan jarak menengah hingga jarak jauh menggunakan pesawat Airbus A330-300, Indonesia AirAsia X juga melayani penerbangan jarak pendek menggunakan pesawat Airbus A320 pada rute-rute seperti dari Surabaya menuju Jakarta, Denpasar, Kuala Lumpur, dan lain sebagainya, mengambil alih beberapa rute penerbangan yang sebelumnya dilayani oleh Indonesia AirAsia.
Readmore : indo-aviatin dot com
Readmore : indo-aviatin dot com
18 Maret, AirAsia Akan Terbangi Bali - Melbourne
Air Asia (Sumber foto: Hendra Gunawan)
Indonesia Air Asia hari ini mengumumkan telah mendapatkan izin untuk mengoperasikan penerbangan langsung rute Bali - Melbourne dari Civil Aviation Safety Authority (CASA) yang merupakan otoritas penerbangan sipil di Australia.
Sehubungan dengan hal tersebut, maskapai penerbangan berbiaya hemat yang mengoperasikan penerbangan jarak jauh pertama di Indonesia ini akan segera memulai pengoperasian rute Bali - Melbourne p.p mulai 18 Maret 2015 dengan frekuensi sebanyak 2 kali per minggu dan nantinya akan meningkat menjadi 5 kali per minggu mulai 1 April 2015.
CEO Grup Air Asia, Tony Fernandes menyambut baik izin operasional yang memungkinkan segera dioperasikannya penerbangan yang telah ditunggu-tunggu selama ini.
“Selama ini kami telah bekerja sama dengan CASA dan sangat senang pada akhirnya mendapat persetujuan untuk beroperasi, menyusul dipenuhinya seluruh persyaratan selama proses audit," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Read more: www.tribunnews.com
Kotak Hitam AirAsia QZ8501 Sudah Diangkat
Ilustrasi Kotak Hitam Pesawat
Kotak hitam pesawat AirAsia QZ8501 sudah diangkat. Hal itu dikatakan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Bambang Soelistyo, Senin (12/1/2015), seperti dilaporkan AFP yang dikutip kompas.com.
"Saya mendapat informasi dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bahwa pada pukul 7.11, kami berhasil mengangkat bagian dari kotak hitam yang disebut flight data recorder," kata Bambang dalam konferensi pers di Jakarta.
"Saat ini kami masih mencari cockpit voice recorder," lanjut dia.
AirAsia QZ8501 dengan rute Surabaya-Singapura, jatuh pada tanggal 28 Desember 2014 lalu.
Read more: www.tribunnews.com




